- Articulate: Communication Through Art
- From Side Hustle to Serious Business
- Donor Darah Korps Sukarelawan
- Scientific Poster Competition
- Creative Poster Competition
- Lomba Menulis Artikel 2025
- 7th International Conference on Health Administration and Policy (ICoHAP)
- Nasib Guru Honorer: Antara Pengabdian dan Kesejahteraan
- STRATEGI PENCEGAHAN & PENANGANAN PENYAKIT DEGENERATIF
- Internatioanl Conference on Economics and Business of Adi Buana 2025
Broadcast Journalism Industry In South East Asia
.jpg)
Keterangan Gambar : Arsip Infokampusku
Jakarta, 22 Oktober 2024 - Pada tanggal 22 oktober kemarin kalbis University , Universiti malaysia Kelantan dan Universitas pembangunan jaya mengadakan seminar yang dilakukan via online zoom yang dimulai dari pukul 10:00 - 12:00 WIB , dengan Tema : Broadcast Journalism Industry In South East Asia" . Turut serta menundang pembicara asal Malasyia Ally Iskandar Mohd Mardzi , seorang jurnalis asal malaysia yang berfokus pada dunia TV dan Brodcasting.
Di tengah perkembangan pesat teknologi digital, jurnalisme menghadapi berbagai tantangan dan perubahan fundamental. Kemajuan teknologi seperti AI, maraknya , tren berita sensasional, hingga berita yang dinilai kurang relevan telah mengubah wajah industri ini.Perkembangan ini memaksa media untuk beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan dan dapat diandalkan di era informasi yang serba cepat. Broadcasting di era sekarang telah mengalami perubahan signifikan dengan munculnya teknologi digital dan internet.
Jurnalisme di era digital mengalami perubahan fundamental, baik dalam cara berita diproduksi maupun dikonsumsi. Teknologi, khususnya internet dan media sosial, telah merevolusi industri ini, menawarkan akses cepat dan instan ke berita. Namun, dengan kemajuan ini datang tantangan signifikan yang memengaruhi kredibilitas, kualitas, dan etika jurnalisme.









